Ternyata Islam Itu Indah

Posted by esonAFC Jogja on 14 April 2015

Berbagi cerita tentang sebuah daerah disekitar malioboro, Jogjakarta. Tepatnya kecamatan Gondomanan. Pertama kali ke wilayah tersebut akhir tahun 2012, dalam rangka survey untuk program fasilitas air bersih berupa pemberian tandon air. sebagaimana wilayah slum area Bu RT menjelaskan bahwa warganya terdiri dari banyak latar belakang, dari warga profesinya dianggap yang baik sampai yang kurang baik seperti preman, pelacur, dll. 

Selain dengan bu RT, saya berkesempatan berdiskusi dengan salah satu warga diwilayah tersebut, bapak-bapak berambut gondrong dengan tatto diberbagai tempat tubuhnya dari diskusi ngalor ngidul bapak tersebut cerita tentang sumur diwilayah tersebut yang katanya ditunggui oleh Siluman dan Dewa, sehingga keluar pernyataan sibapak kalau siluman penunggu sumur itu sangat sakti, bahkan lebih sakti daripada Nabi. kaget sih tapi berprasangka saja kalau beliau non muslim. Kalaupun muslum, barangkali tidak/belum faham. Menyedihkan memang, tapi menurut bu RT fenomena ini umum terjadi diwilayahnya.

April 2015 Qadarullah kembali kedaerah tersebut, dalam rangka mengantar istri ngisi ta'lim masih dengan Bu RT yang sama sebagai tuan rumah, saya tidak mengikuti acaranya karena memang khusus buat ibu-ibu. setelah selesai acara, beberapa hari kemudian istri dapat pesan WA dari seorang daiyyah yang ditelpon oleh bu RT mewakili peserta pengajian:

Mbak Saat pengajian, ibu-ibu peserta pengajian merasa punya Iman dan termotivasi untuk lebih baik lagi. semua ingin masuk surga dan bu RT berkata : "Ternyata Islam itu Indah ya", sambil berpesan agar mereka terus didampingi dan diajak menuju kebaikan

Mereka bersemangat belajar ngaji Qur'an yang mereka bahasakan sebagai TPA Ibu-ibu, semoga tetap istiqomah ya bu, semoga kami juga istiqomah mendampingi kalian. Aamiin
More aboutTernyata Islam Itu Indah

Emergency Response Unit Training

Posted by esonAFC Jogja on 29 March 2015

21-22 maret yang lalu mengikuti pelatihan tentang emergency response yang diselenggarakan oleh PKPU Yogyakarta. Agenda training ER yg diselenggarakan merupakan tahap 1 dari 3 tahap yang direncanakan dan merupakan tahap dasar, adapun materi yang disampaikan diantaranya Medical First Response, jungle rescue, water rescue dan vertical rescue. Pesertanya 70 orang. Bagi yang menyukai dunia kerelawanan, materi diatas sangat berguna.

Beberapa tahun yang lalu, di aceh juga mengikuti pelatihan tentang disaster yang di selenggarakan oleh NGO Islamic Relief, selama 1 pekan. ada beberapa materi yang dipelajari dan saya masih ingat diantaranya: manajemen bencana. Pra bencana, saat bencana dan paska bencana. Membahas sphere project juga, Instrukturnya yg masih di ingat bernama Adam bradford, asal irlandia yg merupakan anggota disaster response unit Islamic Relief dan mantan tentara. 6 hari yg menyenangkan, belajar banyak hal dan bertemu sesama pegiat kemanusiaan, saling bertukar pengalaman.

Kembali ke pelatihan yang diselenggarakan oleh PKPU Yogyakarta, saya melibatkan khonsa sebagaibpeserta termuda pelatihan, dalam rangka pembelajaran tentang bersosialisasi, mengenal dan mencintai lingkungan, dan pastinya kemandirian. Harapan tinggal harapan, sesampainya dilokasi pelatihan (area hutan bunder, gunung kidul) malam hari, khonsa langsung tidur, paginya bermain sama amahnya (amah ulin dan farida) kemudian disaat materi praktek diselingi ngambek karena kurang tidur..

well tidak ada kata menyerah untuk pembelajaran, hari ini mungkin belum sukses, setidaknya sudah belajar. Dan tidak ada yg sia2 untuk sebuah pelajaran.


More aboutEmergency Response Unit Training

Program Berbagi Air

Posted by esonAFC Jogja on 21 January 2015


Program Berbagi air, merupakan aksi PKPU Yogyakarta dalam mendistribusikan air bersih dalam bentuk Perusahaan Air Minum skala desa, yang kemudian menjadi BUMDes / Badan Usaha Milik Desa.

Alhamdulillah mampu meringankan beban warga penerima manfaat, sebelumnya disaat musim kemarau pengeluaran warga minimal 300 ribu/minggu, dengan adanya instalasi air besih dari PKPU warga cukup membayar maksimal 30 ribu dengan jumlah air yang sama. dan dana pembayarannya digunakan untuk perawattan fasilitas Pamdus.


More aboutProgram Berbagi Air